JAKARTA – Takjil di bulan Ramadhan menjadi menu wajib hidangan buka puasa. Tak ketinggalan, restoran di hotel berbintang pun menyajikannya.
Salah satunya ditawarkan The Gallery Restaurant Hotel Ciputra. Agak berbeda dengan hari biasa, restoran ini mengisi meja prasmanan (buffet) mereka dengan aneka hidangan yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Salah satunya takjil yang menyajikan cita rasa manis.
“Sengaja kami sajikan menu buka puasa yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia karena kebanyakan orang yang datang juga orangorang Indonesia,” kata Executive Chef The Gallery Res- Dijataurant Sugiyanto.
Untuk takjil, hotel yang menyatu dengan Mal Ciputra ini menyajikan aneka panganan manis seperti kolak, bubur, es kelapa muda, es belewah, bubur ketan hitam, dan bubur sumsum. “Takjil ini akan dirotasi terus selama satu minggu. Semua ada di paket Ramadan,” ujar Chef Sugiyanto.
Sebagai menu unggulan, dipilih aneka hidangan seafood. Pilihan tersebut menurut Chef Sugiyanto, dengan pertimbangan banyaknya pengunjung yang berminat dengan hidangan laut.
“Biasanya kalau ada menu seafood, cenderung lebih cepat habis dibandingkan dengan menu yang lain,” ungkapnya.
Menu yang spesial yang akan disajikan antara lain king prawn with balado sauce. Udang galah sebagai bahan utama digoreng sebentar untuk mempertahankan cita rasa udang asli.
Pertama kali digigit, akan terasa kerenyahan dan kegurihan udang segar. Saus balado yang membalutnya merupakan kombinasi cita rasa pedas, asam, dan manis yang menawarkan perpaduan yang pas di lidah.
Hidangan ini merupakan hasil kreasi chef yang memadukan berbagai unsur. Chef Sugiyanto menamakannya king prawn style Indonesia. Merupakan kombinasi balado dari Manado yang masuk ke Asian style, yakni bahan udang yang digunakannya.
“Pertama kali melihat penampilannya seperti pedas, tapi sebenarnya tidak. Ini merupakan paduan dari rasa pedas, manis, asam,” sebut Chef Sugiyanto.
Untuk menghilangkan aroma amis, chef yang berpengalaman di dunia kuliner ini memberi tips. Cuci bahan seafood yang akan dimasak dengan sagu, kemudian bilas dengan air dan tiriskan. Di jamin, aroma yang kurang enak bakal hilang.
Sajian lainnya yang layak Anda coba adalah grill stuffing squid with turmeric sauce and vegetable. Kreasi baru dari Chef Sugiyanto ini unik dan cocok untuk hidangan berbuka puasa. Aroma bakaran dari cumi-cumi panggang, tercium ketika Anda menikmatinya. Untuk isian cumi-cumi, pengunjung dapat memilih antara udang atau ikan.
“Ini merupakan kreasi baru dan Oriental. Sausnya kami pakai bumbu gulai yang berasal dari Indonesia, tapi stuffing-nya Asia. Jadi, dikombinasikan supaya masuk ke bulan puasa. Sebenarnya ini bumbu gulai, tapi paketnya dalam bentuk Asia,” ungkap Chef Sugiyanto.
Sandwich Pisang Isi Keju
Bahan:
1 buah pisang tanduk
20 gram keju
1 lembar selada
20 gram beef pastrami
60 gram kentang goreng
Cara Membuat:
1. Pisang dikupas, dikeprek kemudian dipanggang.
2. Belah pisang jadi dua isi dengan keju, selada dan beef pastrami.
3. Letakkan di atas piring, sajikan dengan kentang goreng.
4. Untuk 1 porsi
Kolak Pisang
Bahan:
3 buah pisang tanduk
1 liter santan
200 gram gula pasir
100 gram gula merah
5 gram garam dapur
Cara Membuat:
1. Didihkan santan dengan gulaa pasir dan gula merah.
2. Masukkan pisang tanduk yang sudah dikupas dan di potong sesuai selera ke dalam santan yang telah mendidih.
3. Rebus sampai pisaang matang.
4. Tambahkan daun pandan untuk penyedap, lalu sajikan menggunakan mangkuk saji.
5. Untuk 4 porsi
Puding Susu
Bahan:
1 liter susu segar
200 gram gula pasir
8 butir telur ayam
2 tetes vanili cair
Cara Membuat:
1. Aduk semua bahan kemudian dicetak dalam cetakan puding yang diolesi dengan mentega.
2. Panggang dalam oven dalam loyang yang telah diberi air, selama 1 jam.
3. Setelah matang, tunggu sampai dingin, lalu dikeluarkan dari cetakan, kemudian hias sesuai selera.
Es Kelapa Muda dengan Biji Selasih
Bahan:
2 buah kelapa muda
20 cc sirup sarang sari
1 gram selasih
Es batu secukupnya
Cara Membuat:
1. Belah kelapa muda, lalu kerok isinya dan sisihkan airnya.
2. Tempatkan kelapa muda di mangkuk saji dengan air kelapa secukupnya.
3. Tambahkanlah sirup sarang sari, aduk sampai rata lalu taburkan selasih yang telah direndam dengan air terlebih dahulu.
4. Sajikan dengan es batu secukupnya.
5. Untuk 1 porsi
referensi : http://www.okezone.com/
Selengkapnya...
Kamis, 12 Agustus 2010
Selera Indonesia di Bulan Ramadhan
Selasa, 10 Agustus 2010
Sepenggal Novelku...
Perjalanan yang panjang membuat seorang anak sekolah emosi dengan keadaan jalan yang begitu macet. Apalagi dengan ditambahnya razia bagi pengendara yang tidak memakai helm membuat suasana jalan menjadi lebih macet. Adit adalah seorang pelajar yang mempunyai rumah yang sangat jauh dari sekolahnya. Pergi sekolah dari Lhok Nga Sampe SMU negeri 3 Banda Aceh hanya dengan mengedarai Yamaha Vixion. Sebenarnya Adit tidak begitu ambil pusing soal rumahnya jauh, yang di kesali selama ini adalah jalanan yang begitu macet. Labi-labi yang begitu ugal-ugalan di jalan, belum lagi ditambah dengan mobil-mobil Fuso yang mengankut tanah berkeliaran di jalanan karena Banda Aceh sendiri sedang dalam pembangunan besar-besaran.
Adit masih mengendarai Vixionnya dengan santai karena jam masih menunjukan pukul 07:15 dan dia sudah sampai di daerah taman sari. Saat sedang santainya menikmati jalanan, di depan pendopo telah terjadi kemacetan. Ternyata ada mobil Fuso mengangkut tanah timbun tergulin di jalan. Akibatnya jalan tersebut menjadi macet akibat tertahan oleh Fuso tersebut. Adit yang dengan tampang pasrah hanya mampu berhenti di keramaian macet ini. Dan alhasil, dia tiba di sekolah pukul 8 lewat. Otomatis gerbang sekolah sudah ditutup dan Adit tidak diberi izin untuk masuk. Padahal harusnya di tidak terlambat. Dengan sedikit maki-maki, Adit pun meninggalkan sekolah dan memutuskan untuk pulang saja. Saat dia hendak menuju jalan raya. Dia melihat seorang gadis bertubuh kecil sedang berlari ke arah sekolah, dan yang membuat Adit terkejut, gadis tersebut berlumuran darah di baju sekolahnya. Adit langsung spontan memutar kembali haluannya ke arah sekolah karena penasaran dengan gadis tersebut.
Gadis tersebut terduduk di depan gerbang sekolah, tetapi tak ada seorang gurupun terlihat di depan sekolah. Mungkin para guru sedang sibuk mengajar dan mengurusi urusan-urusannya di kantor. Adit tanpa menunggu lagi langsung berlari ke tempat gadis tersebut setelah memarkir keretanya dengan asal-asalan.
“Kamu Kenapa?” tanya Adit kepada gadis yang sedang luka tersebut. Gadis itu hanya terlihat menangis manahan sakit. Terlihat bahwa tanyanya terluka parah, seperti terkena benturan keras dan tergores oleh sesuatu. Adit dengan cepat memanggil guru yang ada di sekolah, namun tak ada satupun yang merespone.
“Kalau begini terus, kamu bisa terinfeksi. Lebih baik kita ke UGD aja ya?” tanya Adit kepada gadis tersebut. gadis itu hanya mengangguk, Aditpun langsung memapah gadis tersebut menuju ke Vixionnya. Dengan sedikit mengebut, Aditpun membawa gadis terluka tersebut ke UGD yang tidak jauh dari sekolah.
Sesampai di Rumah Sakit Zainal Abidin, mereka pun bergegas langsung memasuki UGD. Dan tak lama gadis tersebut langsung di obati oleh Dokter dan beberapa pasien. Adit hanya menunggu di kursi depan UGD, sambil menunggu Adit bingung, sebenarnya apa yang terjadi kepada gadis tersebut sehingga dia bisa terluka parah seperti itu.
15 menit berlalu, gadis itu keluar. Ia mengatakan kalau dokter ingin mengatakan sesuatu. Maka Adit pun masuk ke dalam, disana dokter sedang menulis sebuah resep. Adit menghampiri dokter tersebut
“Ada apa Dok?” Adit yang bingung langsung bertanya kepada dokter.
“Kamu Pasti abangnya kan? Ini resep obat untuk dia agar lukanya tidak terinfeksi, dan untuk obat minumnya bisa langsung diminum sekarang agar rasa sakitnya agak berkurang, tetapi sepertinya adik kamu belum sarapan pagi. Jadi lebih baik kamu beri dia sarapan dulu baru minum obat ini” jelas dokter kepada Adit.
“Baiklah dok, saya mengerti” Jawab Adit. Adit pun keluar dengan sebuah resep. Mengahampiri gadis yang dia tolong, bahkan namanya saja Adit belum tahu. Gadis tersebut menunggu di sebuah kursi di taman Rumah Sakit. Gadis tersebut melihat ke arah Adit dan tersenyum manis. Lalu melambaikan tangannya. Adit pun dengan gegas menghampirinya.
***
“Kemana Seh Si Adit? Kok tiba-tiba hari ini gak sekolah? padahal kan hari ini kita bakal makan-makan di Ayam Lepas untuk ngerayain kemenangan Futsal kemarin” ujar Tiara kepada Doni dan Udin yang juga pemain futsal SMU 3.
“Waktu aku sms, gak dibalas. Mungkin dia lagi mengerjakan sesuatu yang penting mungkin?” Udin mencoba menenangkan situasi. Tiara dan Doni pun hanya mengangkat bahu. Tak lama guru jam ke 3 dan 4 pun masuk ke kelas mereka.
“jadi Dara tertabrak dengan Mobil Honda Jazz di simpang Surabaya?” Adit terkejut setelah mendengar cerita dari gadis yang bernama Dara tersebut.
“Iya, Orang yang nabrak lari gitu aja.” Ujar Dara yang sedang menikmati nasi gurih di kantin Rumah Sakit. Adit hanya geleng-geleng kepala melihat Dara yang begitu tenangnya padahal tangan kanannya terluka sangat parah. Bahkan harus di gantung dengan kain karena tanganya terkilir. Walapun tangan kanannya terkilir, Dara tetap makan dengan ceria walau menggunakan tangan kiri. Adit tersenyum melihat Dara, gadis yang tak sengaja ketemu di saat terlambat masuk sekolah. Dara melihat Adit terus tersenyum padanya, Dara pun membalik senyum ke Adit, senyum yang begitu manis membuat Adit terpana sebentar. Hati Adit begitu tentram melihat Dara tersenyum, senyum yang bagaikan senyum malaikat.
“Adit? Kok bengong? Ada yang salah di muka Dara ya?” tanya Dara yang heran kepada Adit, Adit terkejut hingga dia salah tingkah dan membuat Dara tertawa.
Sarapan pun selesai, Adit menyuruh Dara meminum langsung obatnya agar rasa sakitnya sedikit hilang. Lalu Adit mengajak Dara Pulang.
***
“Tiara! Tadi aku liat Adit boncengan dengan cewe, gak tau siapa!” ujar Dila kepada Tiara yang sedang asik menikmati ayam lepaasnya.
“Hah? Serius lo? Gak mungkin...” jawab Tiara yang masih kurang percaya dengan ucapan Dila.
“Beneran, aku liat tadi waktu aku datang telat. Adit boncengan ma cewek yang lagi berlumuran darah” Dila mulai memasang muka serius kepada Tiara. Tiara agak sedikit terkejut karena mendengar kata darah. “Apa mungkin Adit menabrak seseorang” pikir Tiara dalam hati. Maka tanpa menunggu lagi, ia pun langsung mengambil HPnya lalu mengirim sms ke Adit.
Bersambung...
Selengkapnya...